Kronologi Penganiayaan dan Pemerkosaan Siswi SMA DA oleh sang Kekasih, Lihat Kondisi Terkini Korban

Pelaku kaget mengetahui korban masih hidup setelah dianiaya dan diperkosa.

ibntiimes.co.in
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTAWIKI.COM - Viral di media sosial, video siswi SMA bepakaian robek ditemukan dalam kondisi lemah.

Siswi berinisial FN ini  diduga merupakan korban pemerkosaan dan penganiayaan sang kekasih.

FN merupakan anak ketiga dari lima bersaudara.

Sempat ada pernyataan korban tiga hari menghilang.

Baca: FAKTA BARU Siswi SMA yang Diperkosa dan Ditinggalkan Tak Berdaya hingga 3 Hari Rupanya Tidak Hamil

Baca: 7 Fakta Tragis FN, Siswi SMA yang Diperkosa Kekasih dan Ditemukan Kelaparan serta Pakaian Terkoyak

Ketika keluarga korban menanyakan keberadaan FN ke sekolahnya, tetap tidak ada kabar.

Keluarga korban akhirnya mendapat kabar FN dan geram melihat video viral saat FN ditemukan.

Di video tersebut, FN ditemukan dalam kondisi lemah dibalut pakaian robek.

Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut berawal sekitar 14.00 WIB, Selasa (22/10/2019).

Korban FN (16) datang menemui pelaku (FP) ketika ia  sedang berada di kosnya.

FN datang meminta diantar pulang ke rumah oleh FP.

Korban saat hendak dilarikan ke RS Bhayangkara, oleh Unit PPA Polresta Palembang, usai ditemuikan di wilayang Sungai Rambutan, Ogan Ilir, Sumatra Selatan
Korban saat hendak dilarikan ke RS Bhayangkara, oleh Unit PPA Polresta Palembang, usai ditemuikan di wilayang Sungai Rambutan, Ogan Ilir, Sumatra Selatan (https://sumsel.tribunnews.com)

Kemudian pelaku langsung mengajak korban pergi, menggunakan sepeda motor Honda Beat miliknya.

Pada saat perjalanan, pelaku yang merupakan warga Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan tersebut kaget.

Hal tersebut karena Korban FN mengaku hamil.

Mendengar keterangan korban, FP mengajak korban berkeliling dan tibalah di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

FP mengajak FN berhubungan badan, namun FN menolak.

Penolakan FN menyulut emosi FP hingga pelaku tega menganiaya korban hingga tak berdaya.

Baca: Balita 17 Bulan Disiksa dan Diperkosa hingga Tewas, Pelaku Pernah Menjaga Korban Sebelumnya

Ketidakberdayaan FN dimanfaatkan FP melakukan rudapaksa.

Seusai tindakan, FP meninggalkan FN begitu saja, sendiri di lokasi kejadian, kembali ke kosnya.

Pengakuan Pelaku

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved