Kronologi Penganiayaan dan Pemerkosaan Siswi SMA DA oleh sang Kekasih, Lihat Kondisi Terkini Korban

Pelaku kaget mengetahui korban masih hidup setelah dianiaya dan diperkosa.

ibntiimes.co.in
Ilustrasi 

FN datang meminta diantar pulang ke rumah oleh FP.

Korban saat hendak dilarikan ke RS Bhayangkara, oleh Unit PPA Polresta Palembang, usai ditemuikan di wilayang Sungai Rambutan, Ogan Ilir, Sumatra Selatan
Korban saat hendak dilarikan ke RS Bhayangkara, oleh Unit PPA Polresta Palembang, usai ditemuikan di wilayang Sungai Rambutan, Ogan Ilir, Sumatra Selatan (https://sumsel.tribunnews.com)

Kemudian pelaku langsung mengajak korban pergi, menggunakan sepeda motor Honda Beat miliknya.

Pada saat perjalanan, pelaku yang merupakan warga Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan tersebut kaget.

Hal tersebut karena Korban FN mengaku hamil.

Mendengar keterangan korban, FP mengajak korban berkeliling dan tibalah di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

FP mengajak FN berhubungan badan, namun FN menolak.

Penolakan FN menyulut emosi FP hingga pelaku tega menganiaya korban hingga tak berdaya.

Baca: Balita 17 Bulan Disiksa dan Diperkosa hingga Tewas, Pelaku Pernah Menjaga Korban Sebelumnya

Ketidakberdayaan FN dimanfaatkan FP melakukan rudapaksa.

Seusai tindakan, FP meninggalkan FN begitu saja, sendiri di lokasi kejadian, kembali ke kosnya.

Pengakuan Pelaku

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved