Kelurahan Semanan dan Sejarahnya

Kelurahan Semanan berada di Jakarta Barat, berbatasan dengan Kelurahan Kalideres di sebelah utara, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng di sebelah timur.

Editor: Yogi Gustaman
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Pasar Hipli Semanan, Jakarta Barat. 

Berdasarkan cerita, daerah kekuasaan Syekh Abdul Manan mulai dari kawasan Banten hingga kawasan Pesing, Jakarta Barat.

Sebab, mulai dari wilayah Pesing hingga Kota Tua  kala itu dipimpin oleh Pangeran Wijaya Kusuma yang juga dari Kerajaan Banten.

Teka-Teki Makam Syekh Abdul Manan‎

Kendati disebut menjadi latar belakang nama Semanan, warga tak ada satu pun yang tahu dimana letak makam S‎yekh Abdul Manan.

Namun, berdasarkan cerita orang tua di wilayah Semanan, konon makam Syekh Abdul Manan berada di area Masjid Al Ikhwan yang ada di Jalan Semanan Pintu Air‎ RT 12/10, Duri Kosambi, Cengkareng.

Konon, misteriusnya letak makam Syek Abdul Manan bertujuan agar tidak ada masyarakat yang mencari makamnya untuk meminta sesuatu. 

Menjadi Nama Kelurahan

Kantor Kelurahan Semanan Cengkareng
Kantor Kelurahan Semanan Cengkareng (TribunJakarta/Elga Hikari Putra)

Nama Semanan menjadi sebuah kelurahan terjadi pada tahun 1970-an saat secara administratif yang tadinya masuk wilayah Tangerang menjadi masuk wilayah DKI Jakarta.

Sebelumnya, wilayah ini masuk Kelurahan Batu Ceper, Kecamatan Cipondoh Tangerang.

Sebelum Semanan diresmikan menjadi nama kelurahan‎, sempat diusulkan bahwa nama kelurahan adalah Tanah Tinggi.

Sumber: Tribun Jakarta

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved