Mengenal Mahdian Klem, Metode Sunat atau Khitan Modern

Benarkah sunat atau khitan selalu menakutkan dalam prosesnya seperti banyak pandangan orang?

Editor: Yogi Gustaman
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Mahdian Klem. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Benarkah sunat atau khitan selalu menakutkan dalam prosesnya seperti banyak pandangan orang?

Rumah Sunat dr Mahdian membalikkan persepsi keliru tersebut.

Memiliki 47 cabang di Indonesia, Rumah Sunat dr Mahdian menghadirkan konsep yang menyenangkan.

Selain inovasi dalam konsep, Rumah Sunat dr Mahdian menghadirkan inovasi dalam metode.

Selama proses khitan, metode yang digunakan ialah menggunakan Mahdian Klem.

Mahdian Klem termasuk alat klem yang revolusioner dan termasuk dalam golongan terakhir dan terbaru yang diciptakan dr Mahdian Nur Nasution langsung.

Metode Klem ini juga telah berijin edar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Bahkan telah direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO sebagai metode yang lebih aman.

Mahdiah Klem
Mahdian Klem (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Untuk di Indonesia, pelopor metode ini adalah Rumah Sunat dr Mahdian.

Menariknya, metode Klem yang diterapkan oleh Rumah Sunat dr Mahdian tidak perlu melalui proses penjahitan.

Sehingga pendarahan yang terjadi akan sangat minim, begitu juga rasa sakit yang dirasakan oleh pasien.

Selanjutnya, usai disunat, pasien tidak perlu diperban dan dapat melakukan aktifitas seperti biasa.

Tentunya bukan aktifitas yang menimbulkan trauma seperti bermain bola, lari, berenang dan lain sebagainya.

Waktu sunat singkat

Selain meminimalisir rasa sakit, metode Mahdian Klem digadang-gadang dapat meminimalisir waktu saat proses sunat.

Suasana di Rumah Sunat dr Mahdian Cabang Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (9/9/2020)
Suasana di Rumah Sunat dr Mahdian Cabang Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (9/9/2020) (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Untuk satu pasien, Rumah Sunat dr Mahdian tidak memerlukan waktu banyak.

Klem yang diciptakan oleh dr Mahdian Nur Nasution ini sudah disesuaikan dengan anatomi anak Indonesia.

Sehingga proses sunat hanya berlangsung sekira 10 menit saja.

Selain itu, untuk kebersihan dan protokol kesehatan di tengah pandemi juga dipastikan aman.

Pasalnya usai tindakan, kasur diberikan sinar UV untuk sterilisasi dan penyemprotan disinfektan pada ruangan.

Sementara untuk alat yang digunakan, telah disterilisasi lebih dulu ataupun menggunakan alat sekali pakai.

Untuk tenaga medisnya pun menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkah, mulai dari hazmat, masker hingga face shield.

Berikut kelebihan Mahdian Klem:

1. Sistem looking

Bila klem yang lama sistemnya hanya looking clip. Untuk saat ini jauh lebih baik guna mencegah pendarahan.

2. Pada bagian tabung ada pelindung tabung yang disebut frenulum protector.

Alat ini berbeda dari alat lainnya. Sehingga melindungi saraf pada penis dan menghindari resiko terpotong dan resiko lainnya saat proses sunat

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved