Ini Sejumlah Tugu dan Monumen Bersejarah di Bekasi

TribunJakarta.com telah menghimpun beberapa tugu dan monumen bersejarah yang ada di Kota Bekasi dan masih ada hingga kini

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Yogi Gustaman
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Monumen Perjuangan Rakyat Bekasi di Alun-alun Kota Bekasi Jalan Veteran, Bekasi Selatan. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Ada sejumlah monumen dan tugu perjuangan sarat historis yang tegak berdiri di Kota Bekasi.

Maka tak heran, Kota Bekasi dijuluki sebagai Kota Patriot.

Penyebutan nama tersebut tidak lepas dari sejarah perjuangan tentara dan rakyat di masa kemederkaan Republik Indonesia.

TribunJakarta.com telah menghimpun beberapa tugu dan monumen bersejarah yang ada di Kota Bekasi dan masih ada hingga kini.

Monumen Kali Bekasi

Monumen Kali Bekasi terletak di Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, tepatnya berada di dekat jembatan rel Kali Bekasi.

Letaknya berada menjorok ke kali, monumen ini memiliki struktur bangunan terbuat dari baja dengan dominasi warna hitam.

Monumen bersejarah ini tampak sepi, pagar besar yang menjadi akses satu-satunya tertutup rapat dengan gembok merekat diikatan kunci.

Pedagang yang berada dekat lokasi memberitahu pagar itu tidak benar-benar tekunci, gembok yang mengikat dapat dengan mudah dibuka tanpa harus menggunakan kunci.

Hampir setiap hari, posisi pagar memang tertutup rapat, warga yang ingin melihat lebih dekat Monumen Kali Bekasi bisa membukanya sendiri.

Ketika berada di dalam monumen, bangunan besar menjulang tinggi berdiri tegap menghadap ke sungai.

Pada bagian bawahnya, terdapat relief yang menggambar kisah di balik perjuangan rakyat dan tentara Bekasi melawan tentara kolonial.

Sejarawan Bekasi Ali Anwar mengatakan, di Kota Bekasi terdapat sejumlah tugu dan monumen yang menandakan jejak sejarah perjuangan.

Salah satunya kata dia, Monumen Kali Bekasi, berada di dekat Stasiun Bekasi yang merupakan lokasi pembataian tentara Jepang.

"Salah satunya Monumen Kali Bekasi, monumen itu juga disebut monumen persahabatan, tapi saya lebih cenderung menyebutnya monumen pembunuhan tentara Jepang," kata Ali, Jumat, (14/8/2020).

Monumen itu lanjut Ali, dibangun berkat kerja sama Pemerintah Kota Bekasi dengan Pemerintah Jepang untuk mengenang peristiwa pembataian tentara Jepang pasca-kekalahan perang.

"Monumen itu dibangun untuk mengenang peristiwa bersejarah di Bekasi, di dalamnya juga terdapat relief yang mengisahkan peristiwa itu," terang Ali.

Ali menjelaskan, kisah di balik Monumen Kali Bekasi bermula ketika, kereta yang ditumpangi 90 tentara Jepang tiba di Stasiun Bekasi.

Tepat pada 19 Oktober 1945, di antara Stasiun Bekasi hingga Kali Bekasi, terjadi pembataian besar-besaran yang dilakukan para pejuang Bekasi terhadap tentara Jepang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved