Ini Sosok Syarif Alwi, Dokter Timnas Sepak Bola Indonesia yang Punya Klinik di Bekasi

Pria bernama lengkap Syarif Alwi Maruapey saat ini menjabat sebagai Head Of Medical Departement PSSI

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Yogi Gustaman
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Dokter Timnas Indonesia Syarif Alwi saat dijumpai di klinik miliknya yang dibobol maling di Jalan Nusantara Raya, Blok A3/22, Perumnas 3, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

Klinik yang sudah ada puluhan tahun hingga kini masih berdiri, untuk kalangan warga Perumnas 3 dan Kelurahan Aren Jaya, klinik milik Syarif Alwi cukup dikenal.

Nurul Fajrin Siregar (29), warga Perumnas 3 Bekasi mengatakan, klinik Dokter Syarif sudah ada sejak dia kecil.

Dari dulu hingga sekarang, keluarganya masih berobat di klinik milik Dokter Timnas Sepak Bola Indonesia tersebut.

"Dari saya kecil udah ada klinik Dokter Syarif,  terakhir adik saya berobat di sana karena udah terkenal di kalangan warga Aren Jaya," ucapnya.

Dibobol Maling

Klinik Pratama milik dokter Timnas Sepak Bola Indonesia, Syarif Alwi dibobol maling, uang Rp19 Juta digasak pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang.

TribunJakarta.com mencoba mendatangi klinik yang beralamat di Jalan Nusantara Raya, Blok A3/22, Perumnas 3, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Situasi di klinik tampak tetap berjalan mormal, sejumlah pegawai terlihat melakukan pelayanan seperti biasa meski telah terjadi insiden pencurian.

Syarif saat dijumpai di klinik mengatakan, aksi pembobolan terjadi pada, Jumat (22/1/2021) dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

"Kejadian tadi pagi, pelakunya diperkirakan ada dua orang," kata Syarif waktu itu.

Peristiwa pencurian ini, diketahui pertama kali diketahui saat pegawainya datang untuk melakukan aktivitas operasional klinik.

"Pegawai saya datang pagi, klinik ini kan buka jam 8, sebelum beroperasi biasanya ada kegiatan pembersihan dulu, disinfektan segala macem baru dibuka," terangnya.

Saat melakukan aktivitas bersih-bersih, pegawai klinik curiga dengan kondisi pintu kasir dan lemari kabinet yang sudah rusak.

Ketika dicek, ternyata uang untuk operasional klinik yang disimpan di lemari kabinet dan laci kasir raib dicuri.

"Pegawai saya telfon, lalu saya perintahkan untuk cek CCTV dan ternyata benar ada orang yang masuk ke klinik pas dini hari itu," ucapnya.

Dalam rekaman CCTV, pelaku masuk dengan cara membuka pintu tralis besi dan pintu kaca klinik. Ia tampak mengenakan helm dan penutup wajah.

Ketika sudah berhasil masuk, pelaku langsung mengarah ke saklar listrik yang berada di area ruang tunggu klinik.

"Pelaku yang masuk satu orang, satu lagi menunggu di motor memantau situasi, dia matikan listrik karena tahu di sini ada CCTV," paparnya.

Menurut Syarif, pelaku langsung mengarah ke ruangan kasir tempat uang berada. Dia berhasil menggasak uang Rp19 juta dan pergi meninggalkan lokasi.

"Kerugiannya kurang lebih Rp19 juta, itu uang operasional klinik, saya sudah lapor kejadian ke Polres Bekasi Kota hari ini dan langsung ditangani," tegasnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved