Mengenal Sosok Calon Kabareskrim Polri yang Prestasinya Samai Tito Karnavian

Sosok ini samai prestasi Tito Karnavian di Polri. Wajar dirinya digadang sebagai calon Kabareskrim, karena pernah terlibat sukseskan 2 Kapolri

Editor: Yogi Gustaman
TribunJambi
Ilustrasi anggota Polri. Dari 4 jenderal bintang dua yang digadang-gadang sebagai calon Kabareskrim, ada yang prestasinya menyamai eks Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian dan pernah dua kali terlibat mensukseskan calon Kapolri pilihan Presiden Jokowi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sosok ini samai prestasi Tito Karnavian di Polri. Wajar dirinya digadang sebagai calon Kabareskrim, karena pernah terlibat sukseskan 2 Kapolri pilihan Jokowi.

Dialah Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada. Pria kelahiran Sleman, 51 tahun silam ini peraih Adhimakayasa Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991.

Wahyu Widada mengikuti jejak pendahulunya, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian. Sewaktu lulus Taruna Akpol 1987, Tito meraih Adhimakayasa.

"Wahyu Widada adalah Adhi Makayasa di angkatannya Kapolri Listyo, yakni Akpol 91," ucap Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane tempo hari.

Ia masuk dalam daftar 4 jenderal bintang dua yang digadang-gadang sebagai calon kuat Kabareskrim yang kosong ditinggal Lityo Sigit Prabowo karena dipercaya menjabat Kapolri.

Selain Wahyu Widada, nama lain yang muncul adalah Wakil Kabareskrim Irjen Wahyu Hadiningrat; Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta; dan Kapolda Jabar Irjen Dofiri.

Nama-nama ini punya prestasi dan keistimewaan masing-masing.

Baca juga: Ini Sejumlah Tugu dan Monumen Bersejarah di Bekasi

Baca juga: Ini Sosok Syarif Alwi, Dokter Timnas Sepak Bola Indonesia yang Punya Klinik di Bekasi

Baca juga: Pembangunan Jakarta International Stadium di Tanjung Priok

Posisi Kabareskrim saat ini jadi sorotan. Banyak pihak berharap, Kabareskrim yang baru harus sejalan dengan visi misi Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Wahyu Widada secara kans cukup besar. Tak hanya satu angkatan, Wahyu Widada adalah ketua tim pembuat makalah untuk Listyo Sigit saat fit and proper test sebagai Kapolri di depan Komisi III DPR RI.

Pastilah Listyo ada pertimbangan tertentu sehingga mempercayakan Wahyu Widada sebagai ketua tim pembuat makalah, selain faktor kedekatan semata.

Makalah Listyo Sigit berjudul "Transformasi Menuju Polri yang Presisi." Presisi akronim dari prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan.

Listyo Sigit mengakui konsep Presisi kelanjutan dari konsep Promoter (Profesional, Modern, dan Terpercaya) yang diusung Tito, pendahulu Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Konsep ini fase lebih lanjut dari Polri Promoter yang telah digunakan pada periode sebelumnya," ucap Listyo Sigit saat fit and proper test di Komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2021).

Terpilihnya Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri oleh Jokowi seperti mendapat restu banyak orang, termasuk internal Polri bulat mendukung.

Bahkan, Listyo Sigit didampingi Kapolri Jenderal Idham Azis dan barisan jenderal dari angkatan seniornya saat fit and proper test.

Selain Kapolri, hadir petinggi Polri di antaranya Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Kalemdiklat Komjen Arief Sulistyanto.

Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada, Kapolda Sulut Irjen Panca Putra, Ketua Konferensi Polwan Brigadir Jenderal Ida Utar.

Di antara barisan para jenderal Polri, menariknya terselip nama seorang Kapolres yang turut mendampingi rombongan. Dialah Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta.

Semasih Kombes Masuk Tim Tito

Sewaktu masih berpangkat Kombes, Wahyu Widada masuk tim Tito Karnavian dan saat itu mengaku dirinya hanya sebagai 'juru ketik.'

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved