Mengenal Sosok H Mangkuto, Perintis Restoran Soto Padang di Jakarta

Soto Padang H Mangkuto merupakan perintis soto padang di Jakarta yang berdiri sejak 1966.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Nelly (66), anak kedua Mangkuto dari empat bersaudara berdiri di dekat lukisan wajah ayahnya, Mangkuto. Nelly kini menjadi salah satu peneru usaha Soto Padang H Sutan Mangkuto di Jalan Pintu Air No. 26, Pasar Baru, Jakarta Pusat pada Selasa (21/7/2020). 

Ia memiliki mesin sendiri untuk menggiling bumbu soto. Di antaranya lengkuas, kunyit dan jahe.

"Kita punya mesin giling sendiri. Kita cuci bersih dulu (bahan-bahannya) kemudian baru digiling," katanya.

Sambal yang disajikan di meja makan terlihat segar. Rasanya juga tidak terlalu pedas. 

Sambal itu pun, lanjut Nelly, akan segera diganti bila sudah tidak segar.

Setelah menandaskan semangkuk soto, kue bugis bisa menjadi hidangan pencuci mulut.

Kue bugis di Soto Padang H Sutan Mangkuto terkenal enak.

Kue yang terbuat dari bahan dasar tepung ketan dan dibungkus daun pisang itu menjadi hidangan wajib orang minang kala mengadakan acara perkawinan, syukuran ataupun pesta.

"Kue bugis ini paling enak di Jakarta. Orang yang bikin seorang nenek asal Padang sudah dari hampir 50 tahunan. Dia menawarkan ke restoran-restoran. Kami langganan," jelasnya.

Kue bugis yang manis dan legit itu menjadi hidangan pencuci mulut selepas menyantap semangkuk gurihnya seporsi soto padang.

Nelly melanjutkan jam makan siang ramai disambangi para pengunjung.

Soto Padang H Sutan Mangkuto yang berdiri sejak 1966 itu berada di Jalan Pintu Air Raya No 26 Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Dua cabangnya berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan No 22 B Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan Jl Boulevard Raya Blok J 4 - 6 Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Buka setiap hari dari pukul 09.00 sampai 21.00 WIB.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved